Google

Archive for January, 2011

Optimimalkan Pengelolaan Lead ( Lead Management Optimization )

Wednesday, January 19th, 2011

Optimimalkan Pengelolaan Lead ( Lead Management Optimization )

January 18th, 2011

Lead Management atau Pengelolaan Lead (crm) adalah suatu mekanisme atau proses menangani Lead secara sistematis.
Dikatakan sistematis artinya Lead di tangani dari satu tahapan ke tahapan berikutnya, di proses menurut situasi atau keadaan tertentu.
Lead management dapat berhasil diterapkan bila di dukung oleh suatu sistem otomatisasi yang efektif, misalnya salesperson dapat memperoleh limpahan lead jika status lead yang dimiliki oleh seorang salesperson sudah dalam keadaan status kurang atau kosong.
Bukan itu saja, namun Lead management juga dapat mengarahkan suatu Lead dengan kriteria khusus kepada salesperson yang ditunjuk, misalnya Lead dari industri banking akan di arahkan ke salesperson Budi, sedangkan Lead dari industri Otomotif akan di arahkan ke salesperson Willliam.

Banyak perusahaan sangat dirugikan oleh karena pengelolaan lead (crm aplication) yang buruk. Bisa jadi karena tidak termonitor dengan baik, akibatnya lead atau prospek hilang begitu saja.
Padahal biaya yang dikeluarkan untuk menciptakan lead seringkali membutuhkan biaya yang tinggi.
Bayangkan bagaimana perusahaan berusaha mati-matian mendapatkan lead dengan berbagai cara, ada yang caranya dengan :

  • membuka stand atau booth di berbagai pameran bergengsi yang menghabiskan biaya sangat tinggi
  • melakukan iklan di radio, surat kabar, majalan atau bahkan di televisi demi mendapatkan lead
  • membeli data dari pihak ketiga yang berbisnis jual beli database
  • mendapat walk in lead dari phone, email
  • bahkan ekstrimnya dengan mencari tenaga pemasaran yang memiliki client based banyak dan sudah matang

Nah, setelah mendapatkan banyak lead ( mungkin masih berupa kartu nama ), lalu apa yang semestinya dilakukan selanjutnya ?
Idealnya tenaga penjualan segera melakukan filter lead ( bila perlu ) kemudian follow up lead (crm jakara) tersebut, mungkin selanjutnya meminta adanya pertemuan dengan pihak lead agar Perusahaan dapat memiliki kesempatan untuk memperkenal produk atau layanan Perusahaan.

Sayang, kenyataannya banyak Perusahaan yang mengeluh karena ternyata sering kali lead ini tidak di follow up sehingga segala usaha yang telah menghabiskan banyak biaya akhirnya sia-sia karena ujung-ujungnya tidak ada yang follow up.

Akibat buruknya, Perusahaan dapat disimpulkan terlalu banyak menghabiskan waktu dan biaya untuk hal sepert ini.
Bahkan penulis pernah mendengar langsung dari salah satu perusahaan cukup besar di Indonesia yang bergerak di bidang otomotif, setiap tahun berbagai even diikuti demi menjaring lead dan menciptakan penjualan.
Direktur perusahaan tersebut menceritakan bahwa hasil penjualan dari berbagai Even itu tidaklah jelek artinya secara nominal rupiahnya melampaui Target, tapi yang membuat kaget adalah ternyata hanya sekitar 20 persen dari lead itu yang berhasil di follow up secara maksimal, sisanya ? tidak di follow up sama sekali atau akhirnya ke kompetitor ?

Artinya, jika perusahaan mampu memaksimalkan setiap Lead yang ada, maka bisa dikatakan manfaat yang didapat oleh Perusahaan dapat lebih maksimal lagi.
Bayangkan, untuk contoh Perusahaan Otomotif tersebut bila dengan 25 persen saja bisa melampaui target, bagaimana jika bisa 100% di follow up ?

Kalau begitu apa saja keuntungan yang bisa di dapat dari Lead Management ?
Berikut ini adalah beberapa keuntungan pengelolaan Lead atau Benefit of Lead Management :

  • Meningkatkan jumlah Pelanggan Baru dengan meningkatkan jumlah follow up Lead
  • Mengurangi tingkat kehilangan Lead akibat tidak ter-follow up
  • Memastikan Lead di follow up oleh salesperson yang tepat ( Match leads with the right salesperson )
  • Bahan analisa penjualan dan perkiraan untuk masa yang akan datang ( Analyze sales and forecast for the future )
  • Manajemen dapat memonitor Lead (crm software) Progress secara realtime dan menganalisa banyak hal dari keberhasilan maupun kegagalan proses follow up Lead.

Dengan memperhatikan besarnya kerugian yang ditimbulkan oleh tidak efektifnya Lead Managament yang kerap terjadi, sudah selayaknya Perusahaan mempertimbangkan untuk memiliki Lead Management System yang mampu untuk memaksimalkan pengolaan Lead ini dan mampu memberikan benefit seperti yang disebut diatas.
Apalagi melihat kerugian yang ditimbulkan oleh tidak adanya Lead Management System yang baik, lebih parahnya adalah banyak perusahaan tidak mengetahui adanya Intangible Loss ini sehingga kerugian ini terus berlanjut tanpa diketahui oleh Perusahaan.

Dengan memiliki Lead Management System yang baik, Perusahaan dapat mengetahui masalah yang ada dan pada akhirnya membuat perencanaan untuk mengantisipasi agar hal ini tidak terjadi lagi dimasa yang akan datang sekaligus menciptakan suatu Standart Operating Procedure ( SOP ) yang mampu memaksimalkan Lead Management ini.

Penulis yakin dengan SOP yang baik didukung oleh Lead Management System yang baik maka hasilnya adalah Excellent Sales Lead Management

Pengertian CRM

Tuesday, January 4th, 2011

CRM ( Customer Relationship Management ) sejatinya adalah  sekumpulan mekanisme dalam melakukan serangkaian aktifitas yang berhubungan dengan pelanggan.  Aktifitas yang dilakukan oleh Perusahaan ( bisa juga dilakukan oleh perorangan ) dengan pelanggannya dilakukan secara berkesinambungan dalam jangka waktu yang tidak ditentukan, sederhananya kalau masih menjadi pelanggan maka aktifitas CRM ini masih layak dilakukan.  Bahkan pada beberapa kondisi, sekalipun sudah tidak menjadi pelanggan proses aktifitas CRM ini masih dilakukan dengan harapan untuk win-back pelanggan tersebut.

Tidak ada data resmi kapan pertama kalinya CRM (crm aplication) dilakukan, namun melihat definisi CRM maka dapat dipastikan bahwa CRM sudah dilakukan berabad-abad lalu, kenapa ? Karena bila ada kegiatan perdagangan maka pasti aktfitas CRM sudah ada, VOC sendiri sudah di Indonesia beberapa abad lalu, kan…

Tentu ada perbedaan yang besar antara CRM di jaman tersebut dengan jaman sekarang ini, kalau dulu CRM dilakukan secara sederhana dan tanpa bantuan teknologi maka sekarang ini CRM (crm solution) kebanyakan dilakukan dengan bantuan Teknologi.

Itulah sebabnya bagi beberapa orang, CRM masih di identikan dengan software, padahal CRM sendiri bukan software namun suatu konsep, sedangkan software crm atau aplikasi crm sendiri adalah alat bantu untuk melakukan aktifitas CRM secara efektif dan efisien.

Teknologi berkembang pesat, terutama setelah ditemukannya Computer memang telah merevolusi banyak hal, salah satunya adalah CRM.  (crm jakarta) Bisa di bayangkan sebuah bank yang jumlah nasabahnya mencapai jutaan nasabah harus mengelola informasi nasabah tanpa bantuan teknologi computer, bagaimana kalau ada nasabah yang minta di cek saldo nya di customer service ? Berapa lama nasabah tersebut harus menunggu customer service mencari ke database nasabah bank yang berjumlah jutaan ini ?

Tentu hal ini tidak perlu sampai terjadi, karena teknologi melalui software crm telah membantu membuat proses aktifitas CRM menjadi lebih efektif.  Pemilihan software CRM yang tepat bagi perusahaan akan di bahas pada artikel lainnya karena pemilihan software CRM yang tepat sangat penting bagi keberhasilan suatu implementasi CRM disuatu perusahaan.

CRM saat ini semakin populer diimplementasikan dikalangan korporat, korporat mengimplementasikan sistem CRM agar proses berhubungan dengan pelanggan menjadi lebih sistematis, semakin dekat semakin erat maka semakin banyak data yang diperoleh, data ini kemudian akan di olah menjadi informasi.  Dengan demikian perusahaan dapat mengenal pelanggannya dari berbagai aspek, misalnya aspek geografis atau dari sisi perilaku belanja pelanggan.

Informasi ini sangat berguna bagi perusahaan untuk menentukan termasuk dalam kelompok seperti apa pelanggan kita, apakah profit making atau sebaliknya masuk dalam kategori profit taking ? 2 kelompok yang sangat berbeda tentunya, dan pada akhirnya menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk mempertahankan pelanggan tersebut atau bahkan menciptakan promo-promo tertentu agar pelanggan tersebut tertarik untuk melakukan transaksi lagi.

Tujuan CRM adalah memciptakan hubungan jangka panjang antara perusahaan dengan pelanggannya, dan dimulai dari GET, KEEP and GROW..

Kesimpulannya, dengan melakukan serangkaian aktifitas CRM, perusahaan akan memperoleh banyak informasi tentang pelanggannya, semakin banyak maka semakin baik. Selanjutnya setelah mendapat banyak informasi, perusahaan dapat menentukan bagaimana cara untuk memperlakukan pelanggan tersebut.

Newsletter Vanwellis

Subscribe to our newsletter


I agree to the site's terms and conditions.

Newsletter Plugin by Bulk Email Software

Contact Us
PT. VanWellis Indonesia

Cempaka Mas Blok K No 45
Jl. Letjen Suprapto
Jakarta Pusat 10640
Phone : 021 42872848
021 42900104
Fax : 021 429100103
Email: marketing@vanwellis.com
Our Consultants
 Fanny
     fanny@vanwellis.com
     0856 173 7337

 Herry Sugianto
     herry@vanwellis.com

     0817 793 083

Joins us at Facebook
Archives
Polling VanWellis

Setujukah Anda, Telemarketing Call Center itu sudah jadi profesi penting di Indonesia?

View Results

Loading ... Loading ...
Statistik http://vanwellis.com