MIM Mobile Application untuk Marketers Indonesia

Forum Markplus of Institute Marketing diadakan hari Selasa kemarin, tanggal 9 Agustus 2011. Didalam topic pembahasan Marketing pada malam tersebut, diinformasikan bahwa Markplus of Institute Marketing telah memiliki Mobile Application untuk Marketer Indonesia untuk dapat digunakan sebagai sarana komunikasi bagi anggota MIM yang beranggotakan 2000 orang (kurang lebih).

Dimulai dari pembuatan MIM Mobile Application dengan platform  Blackberry.

Fitur Fitur yang disediakan adalah News, Marketing Knowledge, Training, dan Events.

News adalah informasi yang diberikan dari MIM kepada seluruh komunitasnya sehingga menjadi lebih ter-update mengenai informasi sekitarnya.

News dari MIM pasti tidak akan melenceng jauh dari pembahasan Marketingnya.

Marketing Knowledge berisi tips dan informasi seputar strategi Marketing dan ulasan perihal kegiatan Marketing yang dilakukan oleh para pelaku bisnis di Indonesia.

Yang menarik adalah pada sesi Training dan Events. Secara real time, tim MIM dapat menginformasikan training bulanan atau event bulanan langsung dari sistem MIM untuk dapat diterima oleh komunitas MIM tanpa melalui email dan SMS, namun melalui MIM Mobile application itu sendiri. Menarik bukan? Cara yang efektif untuk dapat langsung memberikan informasi terarah.

Dan yang lebih menariknya lagi adalah komunitas MIM dapat register secara online melalui MIM Mobile Application. Setelah mendapatkan konfirmasi dari tim MIM maka komunitas MIM telah menerima undangan untuk Training Session.

Seperti Kredo Marketing 3.0  yang yang saya kutip dari New Wave Marketing, 10 Kredo Marketing, Salah satunya adalah:

Pastikan Selalu Ada untuk Pelanggan dan Sebarkan Kabar Baik

Pemasar harus senantiasa terkonek dengan pelanggan. Apalagi sekarang adalah era di mana berjibun media informasi dan komunikasi. Dengan gampang, pelanggan akan menghubungi pengelola merek. Sebab itu, jangan pernah membuat konsumen kesulitan untuk menemui kita. Selain itu, sebarkan berbagai informasi positif yang berguna bagi pelanggan.

Cocok dengan karakteristik Mobile Application kan?

Satu hal lagi, perbedaan Mobile Application dengan Mobile Launcher terdapat pada cara kerjanya, saya jabarkan segamblang mungkin ya:

a. Mobile Application memiliki Web Base MAMS- Mobile Application Management System yang berlaku sebagai admin untuk menghapus, mengatur dan memasukkan informasi/ data kedalam sistem MAMS tersebut. Dengan di inputnya informasi/berita maka secara otomatis atau telah di schedule-kan, berita tersebut akan sampai kepada pengguna aplikasi tersebut.

Dan Walau tanpa akses internet, para pengguna aplikasi tersebut masih bisa membaca berita/informasi yang disampaikan oleh Pelaku bisnis.

b. Mobile Launcher adalah mini website yang memerlukan akses internet sepenuhnya. Tanpa adanya akses internet, maka Mobile Launcher tidak dapat menarik data untuk diinformasikan kepada pengguna aplikasi.

Bagi para Marketers atau personal yang hendak mendapatkan tips atau registrasi training secara online, bisa ketik langsung url: markplusinstitute.com/bb di browser mobile device dann ikuti instruksi selanjutnya.

Semoga berguna!

Author

Dini Sastradiwangsa