Google

Archive for May, 2013

Bukan Sekedar Outbound Contact Center

Thursday, May 23rd, 2013
Contact Center

Contact Center

Contact center adalah cara terbaik untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Ada dua tipe contact center berdasarkan siapa yang memulai kontak. Jika Anda menerima panggilan dari luar, maka contact center disebut inbound contact center. Sebaliknya, jika Anda sendiri memulai kontak melakukan panggilan keluar maka disebut outbound contact center.

Pelanggan menghubungi inbound contact center untuk membeli sesuatu, seperti tiket penerbangan; untuk mendapatkan bantuan teknis; untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan tentang tagihan mereka; untuk mendapatkan bantuan darurat ketika mobil mereka mogok, atau untuk sejumlah keperluan lain yang mungkin pelanggan perlu berbicara dengan perwakilan dari perusahaan.

Pada outbound contact center, representatives dari perusahaan memulai panggilan pada pelanggan. Perusahaan mungkin ingin memberitahukan pelanggan bahwa produk yang dipesan sekarang tersedia atau karena pelanggan belum membayar tagihan atau untuk menidaklanjuti permasalahan pelanggan yang belum selesai.

Lebih jauh mengenai outbound contact center, system ini  ini bisa digunakan sebagai telemarketing untuk menginformasikan dan menawarkan produk baru, riset kebutuhan pasar, hingga memberikan informasi tentang fasilitas anyar yang diberikan perusahaan kepada para customer.

Outbound contact center yang dapat di aplikasikan untuk :

Telesales / Telemarketing

Telemarketing atau telesales adalah sebuah metode penjualan yang dilakukan marketing melalui media telepon. System telemarketing ini terintegrasi dengan database customer, sistem akan mencatat segala aktifitas dari agen memudahkan menganalisa proses bisnis dan memberikan laporan kinerja secara akurat. Sistem call center juga di lengkapi dengan Voice Recording sehingga jika terjadi kesalahan dalam sebuah transaksi dapat diaudit secara akurat.

Telecollection

Telecollection adalah salah satu metode dalam proses penagihan yang menggunakan media telekomunikasi. sistem ini dapat di integrasikan dengan database billing sebuah perusahaan secara otomatis. Dengan menggunakan sistem ini perusahaan dapat melakukan process penagihan secara tepat, cepat dan akurat dan hasil laporan secara detail dapat dibuatkan secara otomatis

Customer service

Customer Service merupakan barisan terdepan dalam menangani keluhan pelanggan. diperlukan sebuah sistem call center yang dapat menganalisa, mereview dan menjawab tantangan customer secara terintegrasi. Sebuah solusi sistem contact center berbasis IP (Internet Protocol) dan software base bisa menjadi solusi call center diperusahaan.

Telesurvey

Salah satu cara mendapat data survey yang mudah adalah melalui telpon. Solusi sistem contact center untuk survei yang telah dipersiapkan adalah sistem yang memanggil secara otomatis dan memiliki suara rekaman yang langsung diperdengarkan oleh sistem secara otomatis, sehingga memungkinan survei dapat di lakukan mandiri tanpa agen.

Sumber Gambar : (Google.com)

CALL CENTER MASIH MENJADI MEDIA ‘CURHAT’ PARA PELANGGAN

Monday, May 20th, 2013

Pernahkah Anda melihat berita ada layanan Call Center (contact center solution) untuk Banjir yang melanda Jakarta? Atau Ahok yang baru-baru ini meluncurkan layanan Call Center untuk gawat darurat? Dari sini kita bisa melihat bahwa pelayanan melalui Call Center sangat penting untuk menampung keluhan masyarakat.

Bukan hanya itu, layanan untuk sekedar menginformasikan keadaan lalu lintas dari masyarakat juga ada. Artinya masyarakat kini memiliki keinginan untuk mengakses informasi secara cepat.

Ada yang menggunakan Social Media yang sedang nge-trend, namun yang paling banyak adalah melalui telepon. Dimana masyarakat cenderung lebih menyukai untuk dapat berkomunikasi secara real time.

Layanan Call Center (IP PBX jakarta) juga digunakan sebagai sarana pengaduan konsumen. Biasanya yang diutarakan adalah seputar produk atau jasa dari sebuah perusahaan, yang mungkin dinilai konsumen kurang memuaskan sehingga mereka ‘menumpahkan’ kekecewaannya ke perusahaan yang menjual produk atau jasa tersebut.

Selain lewat media telepon, perusahaan juga menyiapkan sarana komunikasi lewat E-Mail atau Facebook dan Twitter.

Mungkin kalau kita sering melihat, di Facebook atau Twitter banyak yang sering berkomentar mengenai pengalamannya menggunakan merek tertentu.

Banyak yang memberi pujian tapi lebih banyak yang memberikan keluhan dan lebih banyak lagi yang mencaci-maki.

Kelemahan dari jalur Social Media ini adalah, mereka yang berkomentar terkadang tidak mendapat respon yang jelas.

Bahkan biasanya harus menunggu dengan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan balasan. Untuk beberapa kasus, Social Media tidak begitu banyak berperan.

Seperti misalnya ketika kita ingin mengetahui keadaan lalu lintas, ketimbang menunggu info lewat Social Media, akan lebih praktis jika langsung menanyakan lewat telepon.

Mungkin itulah kenapa media telepon masih menjadi media favorit customer untuk bisa langsung menyampaikan pesan, bukan hanya sekedar efektif, tapi yang diharapkan sebenarnya adalah respon yang cepat dari penerima pesan.

Oleh karena itu, masyarakat masih menilai layanan Call Center (VOIP server jakarta) sebagai tempat berkeluh kesah dan penyampaian informasi yang paling unggul. (Sumber gambar: Google)

>>info lebih lanjut klik disini

>>artikel menarik lainnya klik disini

Marketing VanWellis
021-42872848
marketing@vanwellis.com

Http://www.vanwellis.com

 

Penerapan Call Center di Industri Perbankan

Thursday, May 16th, 2013

Kita sudah sering mendengar layanan call center perbankan di berbagai media, tujuannya agar bank semakin dekat dengan nasabah dan lebih mudah dalam menyampaikan setiap informasi. Setiap perbankan memiliki nama layanan call center yang menarik dan nomer telepon nya mudah di ingat. Pada umumnya layanan call center (contact center solution) di perbankan melayani selama 24 jam, ini disiapkan untuk melayani nasabah lebih mudah dan lebih cepat.

Call Center (IP PBX jakarta)  merupakan salah satu bentuk strategi perbankan dalam menjalankan bisnisnya sebagai media komunikasi antara perusahaan dengan nasabah (point of contact) untuk menjangkau seluruh lapisan konsumen secara efektif melalui media akses telepon.

Nasabah dapat menikmati pelayanan konsultasi, bantuan dan transaksi tanpa harus ikut mengantri di kantor cabang, sehingga pada umumnya Bank memiliki jenis pelayanan yang sama, mungkin sedikit variasi jenis layanan sesuai mekanisme dan kebijakan suatu Bank tapi  bukan merupakan perbedaan yang menonjol.

Jenis Layanan Call Center Pada Perbankan

Pelayanan Interactive Voice Response

Nasabah dapat melakukan transaksi dan mendapatkan informasi perbankan melalui sistem call center (VOIP server jakarta) berbasis voice response atau mesin penjawab otomatis. Biasanya ini dilakukan untuk mengecek informasi saldo, mutasi rekening, dan sebagainya.

Pelayanan Melalui Operator (Agent)

Nasabah akan disapa oleh voice respone terlebih dahulu kemudian bisa memilih untuk disambungkan dengan Agent, pelayanan melalui agent lebih diarahkan pada pelayanan berbagai informasi yang bersifat konsultasi, bantuan dan transaksi yang lebih rumit.

Belakangan ini, teknologi call center sudah lebih banyak berkembang dengan beberapa fitur-fitur yang semakin memudahkan industri perbankan.

Sementara dari sisi nasabah, pelayanan call center (telemarketing software) ini akan memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memungkinkan mendapat solusi finansial bagi pribadi dan bisnisnya.

Ikatan antara nasabah dan Bank akan terbentuk dari berbagai interaksi yang dilakukan call center (jual aplikasi call center). proses pelayanan singkat dan cepat, mudah aman dan nyaman bertransaksi melalui telepon serta metode promosi yang konsisten maka akan melahirkan nuansa baru bagi pelayanan nasabah yang dapat mengangkat citra bank yang professional

Sebuah call center (call center jakarta) perlu dikelola secara professional untuk mewujudkan pengalaman berharga sehingga memberikan nilai yang menguntungkan bagi kepentingan finansial para nasabah. Sebagai timbal baliknya perusahaan akan mendapatkan peningkatan kapasitas pelayanan, peningkatan penghasilan, dan loyalitas nasabah. (Sumber gambar: Google.com)

>>info lebih lanjut klik disini

>>artikel menarik lainnya klik disini

Marketing VanWellis
021-42872848
marketing@vanwellis.com

Http://www.vanwellis.com

 

Teknologi Cloud Yang Akan Merubah Masa Depan

Monday, May 13th, 2013

Perusahaan yang baik mengetahui bahwa setiap department yang menyokongnya memiliki peranan yang sama penting dan kadang-kadang hampir tidak bisa dipisahkan dari esensi bisnis itu sendiri. Mulai dari departemen Sales & Marketing, SDM, Finance, hingga IT. Biasanya yang memakan biaya paling besar adalah  departemen IT, baik itu dari segi hardware maupun software.

Hardware meliputi computer / PC yang digunakan untuk bekerja, telepon, fax, dsb. Sementara Software adalah program atau aplikasi yang digunakan untuk membantu pekerjaan. Biaya-biaya tersebut relative tinggi hingga membuat banyak perusahaan mulai mencari cara meminimalisir biaya yang dikeluarkan.

Di era persaingan bisnis yang semakin merajalela seperti sekarang ini, tidak sedikit perusahaan yang bekerja ekstra keras untuk memangkas cost perusahaan. Salah satu yang berpotensi untuk dikurangi adalah Capital Expense (CapEx), yaitu biaya yang dikeluarkan (atau diinvestasikan) untuk pembelian atau penambahan asset perusahaan, sifatnya adalah biaya yang tinggi di awal namun menurun seiring waktu.

Sementara Operating Expense (OpEx), adalah biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan perusahaan sehari-hari, sifatnya adalah biaya yang tidak terlalu tinggi namun flat (datar) dari waktu ke waktu. OpEx lebih berpotensi untuk meningkat daripada menurun, karena bukan hanya factor internal yang mempengaruhi melainkan juga eksternal, seperti factor pemerintah, dan lain-lain. Sementara CapEx memiliki unsur yang bisa untuk dikurangi atau minimal ditekan serendah mungkin.

Salah satu solusi yang sedang menjadi lirikan perusahaan adalah teknologi Cloud Computing. Dimana teknologi ini memungkinkan perusahaan bisa memanfaatkan fasilitas dan layanan IT secara maksimal dengan biaya minimal. Cloud Computing adalah penggabungan dari pemanfaatan teknologi (komputasi) dengan pengembangan berbasis internet (awan).

Gambaran sederhananya adalah seperti layanan Facebook, dimana kita bisa menyimpan foto, video, kontak, dsb. di jaringan Facebook di internet, kemudian dapat dengan mudah mengaksesnya di platform manapun tanpa harus memiliki infrastruktur dan instalasi software yang dibutuhkan untuk dapat menggunakan layanan tersebut. Secara umum, Cloud Computing memiliki 3 basis layanan yang diberikan kepada pengguna, yaitu Infrastructure as a Service, Platform as a Service, dan Software as a Service.

Software as a service (Saas) adalah model penyampaian aplikasi oleh suatu vendor yang mengembangkan aplikasi web dan dioperasikan oleh pelanggannya melalui Internet. SaaS merangsang pertumbuhan inovasi untuk menciptakan aplikasi berbasis cloud tanpa harus terkait dengan model lisensi.

Solusi Cloud Computing di Indonesia

Kelebihan dari Cloud Computing adalah pengguna dapat menekan biaya investasi awal dan juga operasional serta kemudahan dalam pengawasan dan pemeliharaan. Tapi kekurangannya adalah ketergantungannya pada jaringan internet, dimana ketika jaringan internet tersebut bermasalah akan menimbulkan akibat yang luar biasa bagi pengguna layanan Cloud.

Kedepannya, teknologi Cloud Computing di Indonesia akan menjadi tren dalam membangun system manajemen bagi perusahaan. Namun untuk memilih penyedia jasa Cloud perlu jaminan dari segi infrastruktur dan keamanan yang andal dan dapat dipercaya. Nah, apakah Anda sudah siap beralih ke teknologi Cloud? (Sumber gambar : Google)

Inilah Digital Startup Yang (Harus) Memiliki Call Center

Friday, May 10th, 2013

Belakangan ini, banyak Digital Startup baru yang memiliki potensi menjadi raksasa digital. Para Startup muda ini mencoba mencari celah di tengah sempitnya persaingan bisnis berbasis Digital.

Uniknya, sebagian besar Startup memilih untuk bermain di area E-Commerce yang mana dihuni oleh para pemain-pemain yang kebanyakan berasal dari luar. Alasannya cukup sederhana, untuk membangun bisnis E-Commerce membutuhkan biaya relative kecil. Para pelaku Startup E-Commerce, hanyalah harus membangun sebuah website dan membina relasi dengan para merchant yang akan berjualan di situs E-Commerce si pelaku Startup.

Tetapi yang tidak kalah penting adalah penggunaan fasilitas Call Center untuk memaksimalkan penjualan dan interaksi terhadap calon pembeli. Masih banyak situs E-Commerce yang menggunakan system order online, telepon rumah, SMS, atau BBM untuk mengakomodir pemesanan yang dilakukan oleh calon pembeli.  Mungkin ketika jumlah pelanggan masih sedikit, hal-hal tersebut belum terlalu terpikirkan. Tetapi ketika basis pelanggan mulai bertambah, fasilitas Call Center akan membantu.

Call Center Sebagai Media Pelayanan Pelanggan

Banyak pelaku Startup yang enggan menggunakan Solusi Call Center untuk bisnisnya karena dirasa terlalu mahal, apalagi Digital Startup yang masih mencari dana dari investor. Tapi sekarang, instalasi Call Center tidak lagi memakan biaya besar (baca: Solusi Call Center Berbiaya Murah). Para pelaku Startup harus berani mengambil langkah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada calon pembeli.

Startup berbentuk E-Commerce memang semakin merajalela di Indonesia, beberapa diantaranya tumbuh besar namun ada juga yang harus menyerah menghadapi sengitnya persaingan. Para pelaku E-Commerce yang mampu bertahan dan menjadi besar bukan hanya karena strategi marketing yang mereka terapkan, tetapi juga system pelayanan pelanggan yang dikedepankan.

Sudah bukan rahasia, bahwa mental konsumen Indonesia yang masih sangat rendah terhadap situs E-Commerce. Dengan adanya fasilitas Call Center, Startup dengan calon pembeli dapat dengan mudah berinteraksi dan memberikan ‘rasa aman’ kepada calon pembeli untuk berbelanja di situs E-Commerce milik pelaku Startup. So, sudah saatnya menerapkan System Call Center untuk para pelaku Digital Startup.

Newsletter Vanwellis

Subscribe to our newsletter


I agree to the site's terms and conditions.

Newsletter Plugin by Bulk Email Software

Contact Us
PT. VanWellis Indonesia

Cempaka Mas Blok K No 45
Jl. Letjen Suprapto
Jakarta Pusat 10640
Phone : 021 42872848
021 42900104
Fax : 021 429100103
Email: marketing@vanwellis.com
Our Consultants
 Fanny
     fanny@vanwellis.com
     0856 173 7337

 Herry Sugianto
     herry@vanwellis.com

     0817 793 083

Joins us at Facebook
Archives
Polling VanWellis

Setujukah Anda, Telemarketing Call Center itu sudah jadi profesi penting di Indonesia?

View Results

Loading ... Loading ...
Statistik http://vanwellis.com