Database bertambah, profit pun bertambah

Bagaimana perusahaan bisa menambahkan prospect baru kedalam databasenya untuk kemudian tujuan akhirnya adalah menambah profit perusahaan tersebut?

Memang mencari database gampang gampang susah dan menyusahkan. Ada yang bilang, cari database? Gampaang aja…beliiiii…ada yang bilang…gampang..catat aja no telp orang orang dari Koran yang iklan iklan itu.., atau browsing, kemudian lakukan filterisasi. Yang dapat dikatakan yang prospek adalah yang memberi respon untuk mengetahui lebih dalam tentang apa yang hendak kita tawarkan.

Memperkenalkan, VinnoCRM, aplikasi CRM Indonesia untuk menyimpan database, mengukur kinerja sales force secara sistematis dan otomatis.

Aplikasi VinnoCRM Indonesia akan membantu perusahaan anda untuk menyimpan database kedalam databank (Data mentah yang didapat dari pameran, buku directory, networking, referral, dan lain lain) untuk kemudian dilakukan filterisasi dengan menggunakan Campaign Management yang menjadi bagian dari . Kirimlah email atau sms untuk mempromosikan produk/jasa perusahaan.

Setelah mendapatkan respon, maka team Sales dapat langsung follow up dengan meeting, memberikan proposal dan kegiatan pemasaran lainnya sampai team sales tersebut mendapat status berhasil atau belum berhasil mendapatkan project tersebut.

Selain itu, Aplikasi VinnoCRM Indonesia sangat berguna untuk perusahaan dimana perusahaan memiliki database yang sudah tersimpan secara sistematis dan otomatis, tidak akan ada data tercecer atau terbawa oleh team Sales-nya itu sendiri. Perusahaan pun dapat memonitor kegiatan pada team sales dan divisi marketing pada fitur report dan dashboard-nya yang menarik dan fluktuatif (real-time).

Pada aplikasi VinnoCRM Indonesia ini, kita dapat mengolah database perusahaan untuk kampanye pemasaran produk. Mulai dari promosi melalui banner, website, brosur, email blast, sms blast dengan program up selling, cross selling, diskon dan lain lainnya.

Sebarnya keseluruh database yang anda miliki karena telah terjadi kesinambungan & korelasi database dan target terarah menjadi semakin banyak untuk diproses dan hasil akhir sudah pasti adalah profit naik.

Untuk aplikasi VinnoCRM Indonesia itu sendiri, terdapat tiga modul seperti:

  1. Sales Force Automation (modul yang berisi database perusahaan, kinerja sales, pembuatan quotation secara sistematis dll)
  2. Marketing Automation (Didukung oleh aplikasi SMS dan Email Gateway)
  3. Helpdesk/Customer Support (modul yang berisikan case management untuk menangani keluhan pelanggan dan knowledge management)

Agar lebih jelas, mohon untuk dapat langsung menghubungi PT VanWellis Indonesia di nomor telephone 021.42872848, 021.42872667, atau 021.42872597.

On-Demand CRM vs On-Premise CRM

Saat ini ada perdebatan tentang mana yang lebih baik antara On-Demand CRM vs On-Premise CRM.

Faktor yang dapat dijadikan acuan dalam menentukan pilihan antara On-Demand CRM atau On-Premise CRM diantaranya adalah bisnis proses perusahaan terutama yang berhubungan dengan konsumen sehingga dapat ditentukan tingkat integrasi sistem dalam implementasi CRM adalah :

– Integrasi
Dalam implementasi software CRM, seringkali dibutuhkan proses integrasi dengan sistem yang sudah berjalan di dalam perusahaan dimana data yang dibutuhkan untuk mengenali konsumen berasal dari software lain

– Data konsumen
Data konsumen akan digunakan oleh divisi tertentu atau terpusat sehingga data konsumen dapat diakses oleh semua divisi dalam suatu perusahaan

– Real time data
Data konsumen dalam perusahaan seringkali mengalami perubahaan dalam waktu tertentu sehingga dibutuhkan data yang real time oleh semua divisi dalam perusahaan

– Biaya investasi
Jangka panjang biaya investasi yang dibutuhkan dalam implementasi software CRM

Informasi lebih lanjut :

Fanny
(62) 856 173 7337
marketing@vanwellis.com
Http://www.vanwellis.com

VinnoCRM | Software CRM | Aplikasi CRM
– Sales Force Automation
– Marketing Automation
– Customer Service and Support

Pengertian CRM

Software CRMCustomer Relationship Management atau disingkat menjadi CRM adalah solusi yang digunakan oleh perusahaan untuk mengelola hubungan antara perusahaan dengan konsumennya. Sistem atau software CRM memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya, meningkatkan pendapatan, dan meningkatkan akuisisi konsumen, pelayanan, kepuasan, dan retensi.

Saat ini software CRM terbagi menjadi 2 pilihan yaitu On-Demand CRM dan On-Premise CRM

On-Demand CRM
Juga dikenal sebagai Hosted CRM adalah jenis layanan yang lebih sederhana, lebih cepat, dan lebih terjangkau bagi perusahaan yang ingin mengimplementasikan CRM

Dengan cara hosted CRM, semua komponen yang dibutuhkan seperti hardware dan software akan disediakan oleh penyedia layanan Hosted CRM. Penyedia layanan Hosted CRM akan mengelola semua data pelanggan terkait. Perusahaan hanya membutuhkan browser Web standar untuk mengakses dan memanfaatkan software CRM dan fitur-fiturnya.

On-Premise CRM

Disebutkan juga sebagai Software CRM berlisensi dimana software CRM dan data-data pelanggan akan dikelola sendiri oleh perusahaan sehingga biaya investasi untuk komponen pendukung implementasi Software CRM seperti hardware, software serta network akan menjadi tanggungan pihak perusahaan

Informasi lebih lanjut :

Fanny
62856 173 7337
marketing@vanwellis.com
Http://www.vanwellis.com

VinnoCRM | Software CRM | Aplikasi CRM
– Sales Force Automation
– Marketing Automation
– Customer Service and Support

Optimimalkan Pengelolaan Lead ( Lead Management Optimization )

Optimimalkan Pengelolaan Lead ( Lead Management Optimization )

January 18th, 2011

Lead Management atau Pengelolaan Lead (crm) adalah suatu mekanisme atau proses menangani Lead secara sistematis.
Dikatakan sistematis artinya Lead di tangani dari satu tahapan ke tahapan berikutnya, di proses menurut situasi atau keadaan tertentu.
Lead management dapat berhasil diterapkan bila di dukung oleh suatu sistem otomatisasi yang efektif, misalnya salesperson dapat memperoleh limpahan lead jika status lead yang dimiliki oleh seorang salesperson sudah dalam keadaan status kurang atau kosong.
Bukan itu saja, namun Lead management juga dapat mengarahkan suatu Lead dengan kriteria khusus kepada salesperson yang ditunjuk, misalnya Lead dari industri banking akan di arahkan ke salesperson Budi, sedangkan Lead dari industri Otomotif akan di arahkan ke salesperson Willliam.

Banyak perusahaan sangat dirugikan oleh karena pengelolaan lead (crm aplication) yang buruk. Bisa jadi karena tidak termonitor dengan baik, akibatnya lead atau prospek hilang begitu saja.
Padahal biaya yang dikeluarkan untuk menciptakan lead seringkali membutuhkan biaya yang tinggi.
Bayangkan bagaimana perusahaan berusaha mati-matian mendapatkan lead dengan berbagai cara, ada yang caranya dengan :

  • membuka stand atau booth di berbagai pameran bergengsi yang menghabiskan biaya sangat tinggi
  • melakukan iklan di radio, surat kabar, majalan atau bahkan di televisi demi mendapatkan lead
  • membeli data dari pihak ketiga yang berbisnis jual beli database
  • mendapat walk in lead dari phone, email
  • bahkan ekstrimnya dengan mencari tenaga pemasaran yang memiliki client based banyak dan sudah matang

Nah, setelah mendapatkan banyak lead ( mungkin masih berupa kartu nama ), lalu apa yang semestinya dilakukan selanjutnya ?
Idealnya tenaga penjualan segera melakukan filter lead ( bila perlu ) kemudian follow up lead (crm jakara) tersebut, mungkin selanjutnya meminta adanya pertemuan dengan pihak lead agar Perusahaan dapat memiliki kesempatan untuk memperkenal produk atau layanan Perusahaan.

Sayang, kenyataannya banyak Perusahaan yang mengeluh karena ternyata sering kali lead ini tidak di follow up sehingga segala usaha yang telah menghabiskan banyak biaya akhirnya sia-sia karena ujung-ujungnya tidak ada yang follow up.

Akibat buruknya, Perusahaan dapat disimpulkan terlalu banyak menghabiskan waktu dan biaya untuk hal sepert ini.
Bahkan penulis pernah mendengar langsung dari salah satu perusahaan cukup besar di Indonesia yang bergerak di bidang otomotif, setiap tahun berbagai even diikuti demi menjaring lead dan menciptakan penjualan.
Direktur perusahaan tersebut menceritakan bahwa hasil penjualan dari berbagai Even itu tidaklah jelek artinya secara nominal rupiahnya melampaui Target, tapi yang membuat kaget adalah ternyata hanya sekitar 20 persen dari lead itu yang berhasil di follow up secara maksimal, sisanya ? tidak di follow up sama sekali atau akhirnya ke kompetitor ?

Artinya, jika perusahaan mampu memaksimalkan setiap Lead yang ada, maka bisa dikatakan manfaat yang didapat oleh Perusahaan dapat lebih maksimal lagi.
Bayangkan, untuk contoh Perusahaan Otomotif tersebut bila dengan 25 persen saja bisa melampaui target, bagaimana jika bisa 100% di follow up ?

Kalau begitu apa saja keuntungan yang bisa di dapat dari Lead Management ?
Berikut ini adalah beberapa keuntungan pengelolaan Lead atau Benefit of Lead Management :

  • Meningkatkan jumlah Pelanggan Baru dengan meningkatkan jumlah follow up Lead
  • Mengurangi tingkat kehilangan Lead akibat tidak ter-follow up
  • Memastikan Lead di follow up oleh salesperson yang tepat ( Match leads with the right salesperson )
  • Bahan analisa penjualan dan perkiraan untuk masa yang akan datang ( Analyze sales and forecast for the future )
  • Manajemen dapat memonitor Lead (crm software) Progress secara realtime dan menganalisa banyak hal dari keberhasilan maupun kegagalan proses follow up Lead.

Dengan memperhatikan besarnya kerugian yang ditimbulkan oleh tidak efektifnya Lead Managament yang kerap terjadi, sudah selayaknya Perusahaan mempertimbangkan untuk memiliki Lead Management System yang mampu untuk memaksimalkan pengolaan Lead ini dan mampu memberikan benefit seperti yang disebut diatas.
Apalagi melihat kerugian yang ditimbulkan oleh tidak adanya Lead Management System yang baik, lebih parahnya adalah banyak perusahaan tidak mengetahui adanya Intangible Loss ini sehingga kerugian ini terus berlanjut tanpa diketahui oleh Perusahaan.

Dengan memiliki Lead Management System yang baik, Perusahaan dapat mengetahui masalah yang ada dan pada akhirnya membuat perencanaan untuk mengantisipasi agar hal ini tidak terjadi lagi dimasa yang akan datang sekaligus menciptakan suatu Standart Operating Procedure ( SOP ) yang mampu memaksimalkan Lead Management ini.

Penulis yakin dengan SOP yang baik didukung oleh Lead Management System yang baik maka hasilnya adalah Excellent Sales Lead Management

Pengertian CRM

CRM ( Customer Relationship Management ) sejatinya adalah  sekumpulan mekanisme dalam melakukan serangkaian aktifitas yang berhubungan dengan pelanggan.  Aktifitas yang dilakukan oleh Perusahaan ( bisa juga dilakukan oleh perorangan ) dengan pelanggannya dilakukan secara berkesinambungan dalam jangka waktu yang tidak ditentukan, sederhananya kalau masih menjadi pelanggan maka aktifitas CRM ini masih layak dilakukan.  Bahkan pada beberapa kondisi, sekalipun sudah tidak menjadi pelanggan proses aktifitas CRM ini masih dilakukan dengan harapan untuk win-back pelanggan tersebut.

Tidak ada data resmi kapan pertama kalinya CRM (crm aplication) dilakukan, namun melihat definisi CRM maka dapat dipastikan bahwa CRM sudah dilakukan berabad-abad lalu, kenapa ? Karena bila ada kegiatan perdagangan maka pasti aktfitas CRM sudah ada, VOC sendiri sudah di Indonesia beberapa abad lalu, kan…

Tentu ada perbedaan yang besar antara CRM di jaman tersebut dengan jaman sekarang ini, kalau dulu CRM dilakukan secara sederhana dan tanpa bantuan teknologi maka sekarang ini CRM (crm solution) kebanyakan dilakukan dengan bantuan Teknologi.

Itulah sebabnya bagi beberapa orang, CRM masih di identikan dengan software, padahal CRM sendiri bukan software namun suatu konsep, sedangkan software crm atau aplikasi crm sendiri adalah alat bantu untuk melakukan aktifitas CRM secara efektif dan efisien.

Teknologi berkembang pesat, terutama setelah ditemukannya Computer memang telah merevolusi banyak hal, salah satunya adalah CRM.  (crm jakarta) Bisa di bayangkan sebuah bank yang jumlah nasabahnya mencapai jutaan nasabah harus mengelola informasi nasabah tanpa bantuan teknologi computer, bagaimana kalau ada nasabah yang minta di cek saldo nya di customer service ? Berapa lama nasabah tersebut harus menunggu customer service mencari ke database nasabah bank yang berjumlah jutaan ini ?

Tentu hal ini tidak perlu sampai terjadi, karena teknologi melalui software crm telah membantu membuat proses aktifitas CRM menjadi lebih efektif.  Pemilihan software CRM yang tepat bagi perusahaan akan di bahas pada artikel lainnya karena pemilihan software CRM yang tepat sangat penting bagi keberhasilan suatu implementasi CRM disuatu perusahaan.

CRM saat ini semakin populer diimplementasikan dikalangan korporat, korporat mengimplementasikan sistem CRM agar proses berhubungan dengan pelanggan menjadi lebih sistematis, semakin dekat semakin erat maka semakin banyak data yang diperoleh, data ini kemudian akan di olah menjadi informasi.  Dengan demikian perusahaan dapat mengenal pelanggannya dari berbagai aspek, misalnya aspek geografis atau dari sisi perilaku belanja pelanggan.

Informasi ini sangat berguna bagi perusahaan untuk menentukan termasuk dalam kelompok seperti apa pelanggan kita, apakah profit making atau sebaliknya masuk dalam kategori profit taking ? 2 kelompok yang sangat berbeda tentunya, dan pada akhirnya menentukan strategi pemasaran yang tepat untuk mempertahankan pelanggan tersebut atau bahkan menciptakan promo-promo tertentu agar pelanggan tersebut tertarik untuk melakukan transaksi lagi.

Tujuan CRM adalah memciptakan hubungan jangka panjang antara perusahaan dengan pelanggannya, dan dimulai dari GET, KEEP and GROW..

Kesimpulannya, dengan melakukan serangkaian aktifitas CRM, perusahaan akan memperoleh banyak informasi tentang pelanggannya, semakin banyak maka semakin baik. Selanjutnya setelah mendapat banyak informasi, perusahaan dapat menentukan bagaimana cara untuk memperlakukan pelanggan tersebut.