Peranan Contact Center pada industri FinTech ( Financial Technology )

Saat ini Industri FinTech berkembang dengan pesat, tidak salah jika OJK ( Otoritas Jasa Keuangan ) sebagai Regulator terhadap Jasa Keuangan dengan sigap menerapkan aturan  untuk mengatur industri FinTech ini agar berjalan harmonnis tanpa berbenturan dengan berbagai aspek bisnis yang ada.

Sejatinya bisnis Fintech atau singkatan dari Financial Technology menurut wikipedia adalah :

Financial technology (FinTech or fintech) is the new technology and innovation that aims to compete with traditional financial methods in the delivery of financial services.[1] The use of smartphones for mobile banking and investing services[2] are examples of technologies aiming to make financial services more accessible to the general public. Financial technology companies consist of both startups and established financial and technology companies trying to replace or enhance the usage of financial services existing financial companies.
source : https://en.wikipedia.org/wiki/Financial_technology

Bila diterjemahkan menggunakan google translate menjadi :
Teknologi keuangan (FinTech atau fintech) adalah teknologi dan inovasi baru yang bertujuan untuk bersaing dengan metode keuangan tradisional dalam penyampaian layanan keuangan. [1] Penggunaan smartphone untuk layanan mobile banking dan investasi [2] adalah contoh teknologi yang bertujuan untuk membuat layanan keuangan lebih mudah diakses oleh masyarakat umum. Perusahaan teknologi keuangan terdiri dari startups dan perusahaan keuangan dan teknologi yang mencoba untuk mengganti atau meningkatkan penggunaan jasa keuangan perusahaan keuangan yang ada.

Jika dilihat dari point-of-view yang berbeda, sebenarnya Fintech bukan hadir untuk bersaing dengan metode keuangan tradisional atau konvensional yang ada, sebaliknya Fintech lebih sebagai penerapan Teknologi terutama Internet dan Mobile Device pada suatu bidang bisnis yang ada.

Tidak mengejutkan jika perkemnbangan bisnis itu sendiri menjadi jauh lebih massive dan sangat pesat dibandingkan dengan model bisnis trandisional atau konvensional, selain itu juga memampukan industri ini untuk menyasar ke lebih banyak masyarakat yang selama ini tidak terjangkau oleh Produk Perbankan.

Jika dahulu metode keuangan tradisional menerapkan pendekatan Vertical, di Fintech lebih menerapkan pendekatan Horisontal artinya sumber dana dari masyarakat disalurkan kepada masyarakat itu sendiri, dan baik pemberi ( penyedia ) dana maupun penerima dana mendapatkan Benefit yang sama-sama menguntungkan.

Maka tidak heran jika perkembangan Fintech ini terutama pada biang peer-to-peer lending begitu pesat, dan tidak salah OJK buru-buru mengambil langkah untuk meregulasi Industri ini agar tidak salah kaprah dan dapat  berjalan dalam koridor Sistem Keuangan sebagaimana mestinya.

Oleh karena berada dalam naungan OJK maka tentu prinsip kehati-hatian sangat diutamakan, tidak berbeda dengan model keuangan tradisional maka proses seleksi debiturpun dilakukan dengan sangat berhati-hati, termasuk proses Verification atau jika dilakukan melalui Telepon maka kerap disebut Phone Verification, Termasuk hingga proses Telecollection atau proses penagihan.

Pada Tulisan ini, kami ingin menekankan bahwa untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam Industri Fintech ini maka penerapan Technology akan sangat membantu proses operasional bisnis agar dapat berjalan secara efektif dan efisien.

Implementasi Contact Center pada aktifitas bisnis Fintech terutama pada bidang Telesales atau Telemarketing, Phone Verification, Reminder System ( untuk Reminder atau Notifikasi Tagihan ) hingga telecollection telah terbukti sangat membantu bisnis proses industri FinTech.

Ada banyak metode teknis yang dapat diterapkan, mulai dari Predictive Dialer hingga penggunaan history call dalam pengambilan keputusan melakukan panggilan telepon oleh System Contact Center bahkan sampai Penggunaan Channel Email dan SMS untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam Operasional Bisnis ini.

VanWellis dengan latar belakang pengalaman pada CRM sejak 2004, telah mensinergikan pengolahan database pelanggan hingga customer activity dengan call history atau call activity sehingga memperoleh hasil terbaik dari setiap aktifitas yang dlakukan oleh Agent pada Team Contact Center.

Dengan Modul dan Fitur yang ready to used dari VinnoComm, kami yakin VinnoComm adalah solusi yang tepat untuk membantu Perusahaan FinTech agar dapat berkembang secara pesat karena harus didukung oleh Proses Bisnis yang Efektif dan Efisien.

Jika Anda memiliki minat yang sama dan tertarik mendiskusikan bagaimana VinnoComm sebagai Contact Center System mampu memberikan solusi yang dapat membuat bisnis proses diperusahaan Anda lebih Efektif dan Efisien maka jangan sungkan untuk menghubungi kami di 021-42872848 atau langsung menghubungi 0811949655 ( Wendi ) , 081321295557  ( Gizelle Gracellea Florence ), 081298234516 (Ria Octaviani ), atau di 081212956797 ( Puput Suntari ) dan kami yakin dapat memberikan solusi yang tepat guna.

Selanjutnya, sambil menunggu bagaimana pesatnya industri Fintech akan semakin berkembang lagi di tahun 2018 dan seterusnya.  Selamat bersiap menyambut Tahun Baru 2018 !

CRM : Penunjang Kegiatan Team Sales & Marketing Perusahaan Anda

Booth Vanwellis pada pada acara MarkPlus Conference ke-8
Booth Vanwellis pada pada acara MarkPlus Conference ke-8

Pada Kamis, 12 December 2013, PT VanWellis Indonesia turut berpartisipasi dalam MarkPlus Conference 2014. Markplus Conference merupakan ajang pemasaran terbesar di Indonesia yang telah terselenggara sejak tahun 2006. Ajang ini membahas mengenai gambaran konkret tentang fenomena pemasaran yang berpengaruh terhadap prediksi pemasaran masa depan di Indonesia. Pada 2013, Markplus Conference dilaksanakan untuk yang kedelapan dengan mengusung tema “Market-Ing In The New New Indonesia”.
PT VanWellis sebagai perusahaan IT Solution Provider lokal di Indonesia, ikut berpartisipasi dengan membuka stand yang menawarkan Solusi untuk menunjang kegiatan team Sales & Marketing Perusahaan. Salah satunya adalah VinnoCRM yang menggunakan software dengan 360 degrees view.
Lanjutkan membaca CRM : Penunjang Kegiatan Team Sales & Marketing Perusahaan Anda

Fungsi CRM

crm software, crm solution, crm jakarta, crm indonesia, crm software support, crm berkualitas, crm system, crm jakarta murah,
crm software,
crm solution,
crm jakarta,
crm indonesia,
crm software support,
crm berkualitas,
crm system,
crm jakarta murah,

Meskipun CRM adalah singkatan dari Customer Relationship Management (Manajemen Hubungan Pelanggan), sebenarnya CRM ini lebih berupa sistem. Untuk memahami bagaimana sistem ini bisa menguntungkan bisnis Anda, pertama-tama penting untuk memahami banyak fungsi yang terhubung.

Singkatnya, CRM berurusan dengan banyak interaksi perusahaan yang akan memiliki dengan pelanggan mereka. Tujuan utama dari sistem ini adalah untuk meningkatkan hubungan sebuah perusahaan dengan pelanggan yang mereka punya, dan pada intinya tujuan dari melakukan hal ini adalah untuk meningkatkan keuntungan dan menjadi lebih kompetitif.
Sementara itu beberapa fungsi CRM relatif sederhana, dan yang lain sangat kompleks. Contoh dari fungsi dasar CRM adalah Customer Tracking (pelanggan pelacakan) atau live chat. CRM yang canggih berkaitan dengan fungsi yang terhubung ke jaringan informasi yang bersifat dinamis. Lanjutkan membaca Fungsi CRM

Manajemen Hubungan Pelanggan

crm aplication, crm software, crm solution, crm jakarta, crm indonesia, crm software support, crm berkualitas, crm system,
crm aplication,
crm software,
crm solution,
crm jakarta,
crm indonesia,
crm software support,
crm berkualitas,
crm system,

CRM adalah suatu pendekatan pelayanan kepada konsumen yang berfokus pada pembangunan jangka panjang dan hubungan konsumen yang berkelanjutan yang dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan maupun perusahaan, Bertujuan agar dapat saling menguntungkan antara perusahaan dengan pelanggan.

Komponen CRM
1. Customer (Pelanggan)
adalah segala pihak yang pernah, akan dan sedang merasakan produk jasa dan         layanan yang diberikan perusahaan, baik dalam proses melihat, membeli dan pemeliharaan.

2. Relationship (Hubungan)
dalam membangun relationship dengan pelanggan, perusahaan haruslah memahami mata rantai yang menghubungkan perusahaan dengan pelanggannya yaitu komunikasi dua arah.

Lanjutkan membaca Manajemen Hubungan Pelanggan

CRM- Customer Relationship Management

aplikasi CRM jakarta, CRM indonesia murah, jual aplikasi CRM, cloud CRM jakarta, aplikasi CRM berkualitas, google CRM, CRM untuk usaha kecil, sales force CRM, software CRM murah,
aplikasi CRM jakarta,
CRM indonesia murah,
jual aplikasi CRM,
cloud CRM jakarta,
aplikasi CRM berkualitas,
google CRM,
CRM untuk usaha kecil,
sales force CRM,
software CRM murah,

CRM adalah singkatan untuk customer relationship management, hal ini menuntut semua aspek interaksi, bahwa perusahaan telah berkomunikasi dengan pelanggan, apakah itu tentang penjualan atau jasa yang terkait dengan perusahaan tersebut, CRM sering disebut sebagai strategi bisnis dari sebuah perusahaan untuk:

  • mempertahankan pelanggan dengan pelayanan pelanggan yang lebih baik
  • memahami pelanggan
  • menarik pelanggan baru
  • mendapatkan klien baru dan kontrak
  • mengurangi biaya manajemen pelanggan
  • meningkatkan keuntungan

bagaiman CRM hari ini!

sementara frase manajemen hubungan pelanggan yang paling sering digunakan untuk menggambarkan hubungan bisnis dengan pelanggan, sistem CRM digunakan untuk cara yang sama dalam mengelola kontak bisnis, klien, kontrak dan lead penjualan. Lanjutkan membaca CRM- Customer Relationship Management