Google

Posts Tagged ‘Telemarketing’

Bukan Sekedar Outbound Contact Center

Thursday, May 23rd, 2013
Contact Center

Contact Center

Contact center adalah cara terbaik untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Ada dua tipe contact center berdasarkan siapa yang memulai kontak. Jika Anda menerima panggilan dari luar, maka contact center disebut inbound contact center. Sebaliknya, jika Anda sendiri memulai kontak melakukan panggilan keluar maka disebut outbound contact center.

Pelanggan menghubungi inbound contact center untuk membeli sesuatu, seperti tiket penerbangan; untuk mendapatkan bantuan teknis; untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan tentang tagihan mereka; untuk mendapatkan bantuan darurat ketika mobil mereka mogok, atau untuk sejumlah keperluan lain yang mungkin pelanggan perlu berbicara dengan perwakilan dari perusahaan.

Pada outbound contact center, representatives dari perusahaan memulai panggilan pada pelanggan. Perusahaan mungkin ingin memberitahukan pelanggan bahwa produk yang dipesan sekarang tersedia atau karena pelanggan belum membayar tagihan atau untuk menidaklanjuti permasalahan pelanggan yang belum selesai.

Lebih jauh mengenai outbound contact center, system ini  ini bisa digunakan sebagai telemarketing untuk menginformasikan dan menawarkan produk baru, riset kebutuhan pasar, hingga memberikan informasi tentang fasilitas anyar yang diberikan perusahaan kepada para customer.

Outbound contact center yang dapat di aplikasikan untuk :

Telesales / Telemarketing

Telemarketing atau telesales adalah sebuah metode penjualan yang dilakukan marketing melalui media telepon. System telemarketing ini terintegrasi dengan database customer, sistem akan mencatat segala aktifitas dari agen memudahkan menganalisa proses bisnis dan memberikan laporan kinerja secara akurat. Sistem call center juga di lengkapi dengan Voice Recording sehingga jika terjadi kesalahan dalam sebuah transaksi dapat diaudit secara akurat.

Telecollection

Telecollection adalah salah satu metode dalam proses penagihan yang menggunakan media telekomunikasi. sistem ini dapat di integrasikan dengan database billing sebuah perusahaan secara otomatis. Dengan menggunakan sistem ini perusahaan dapat melakukan process penagihan secara tepat, cepat dan akurat dan hasil laporan secara detail dapat dibuatkan secara otomatis

Customer service

Customer Service merupakan barisan terdepan dalam menangani keluhan pelanggan. diperlukan sebuah sistem call center yang dapat menganalisa, mereview dan menjawab tantangan customer secara terintegrasi. Sebuah solusi sistem contact center berbasis IP (Internet Protocol) dan software base bisa menjadi solusi call center diperusahaan.

Telesurvey

Salah satu cara mendapat data survey yang mudah adalah melalui telpon. Solusi sistem contact center untuk survei yang telah dipersiapkan adalah sistem yang memanggil secara otomatis dan memiliki suara rekaman yang langsung diperdengarkan oleh sistem secara otomatis, sehingga memungkinan survei dapat di lakukan mandiri tanpa agen.

Sumber Gambar : (Google.com)

Marketing Sukses ala Gangnam Style

Wednesday, October 10th, 2012

Blog.VanWellis.Com-,Fenomenal GangNam Style Memang Sangat Memukau Belakangan ini , Seperti yang terjadi Ketika Konser Tunggal Perdana Pys di Seol , Jantung kota Seoul mendadak semrawut Kamis malam, 4 Oktober 2012. Alun-alun Seoul Plaza yang biasanya lengang, dibanjiri puluhan ribu orang. Di jalanan, suara peluit polisi lalu lintas melengking tak henti. Tua, muda, lelaki dan perempuan berbaur. Tujuan mereka satu. Ingin larut dalam tarian yang lagi panas: Gangnam Style, yang di bawakan oleh penyanyi Psy.

Ketika Psy naik ke atas panggung dan musik Gangnam Style meletup-letup, massa pun berjingkrak. Sontak mereka bergerak bareng, dengan gaya menunggang kuda, dan kaki-kaki yang dihentak-hentak. Serempak mereka bergerak, dan keriangan merambat di wajah semua peserta.

Psy takjub. Dia seperti tak percaya. Ada lautan manusia, nyaris tumpah seperti perhelatan Piala Dunia di kota itu pada 2002, saat puluhan ribu massa berkumpul di depan Balai Kota Seoul mendukung tim Korsel melawan Jerman.

Di konser gratis yang digelar Psy ini,  puluhan ribu masyarakat juga menonton dari berbagai penjuru dunia. Selama dua jam, sekitar 84 ribu orang menyaksikan konser lewat livestreaming YouTube. Bagi Psy, selain menepati janjinya karena Gangnam Style sukses menembus tangga lagu Amerika Serikat (AS), konser ini adalah kesempatan emas memperlihatkan Korea kepada dunia.

“Saya di sini bukan karena saya pantas mendapatkannya. Saya di sini karena kalian semua. Saya hanya pria gendut dengan dua anak,” ujarnya kepada kerumunan penonton yang riuh rendah menyambutnya.

Psy memang fenomenal. Hanya kurang dari tiga bulan, video Gangnam Style miliknya telah ditonton lebih dari 350 juta kali di YouTube. Ia juga sukses menorehkan sejarah sebagai video paling banyak disuka (like) di situs media sosial itu. Mengalahkan penyanyi top, seperti Justin Bieber dan Adele,ini Membuktikan Bila Video Broadcast  Youtube Cocok memang mampu membuat Orang cepat terkenal dengan marketing Broadcastnya.

Perlahan tapi pasti, lagu Gangnam Style mulai menguasai tangga lagu dunia. Di Inggris, lagu ini melesat ke peringkat satu tangga lagu pop. Psy menjadi satu-satunya penyanyi Korea Selatan yang pernah memuncaki tangga lagu di Negeri Ratu Elizabeth itu.

Dunia pun seperti demam tarian itu. Industri musik AS yang dikenal sulit ditembus itu, mislanya, harus rela “bertekuk lutut” terhadap Gangnam Style. Lagu dari album ke-6 milik Psy itu sukses menembus peringkat dua Billboard Hot 100.  Bahkan dalam situsnya, Billboard tak segan menulis judul PSY Photos: ‘Gangnam Style‘ Invades America, Gangnam Style menyerbu Amerika.

Di tangga lagu digital, Gangnam Style lebih perkasa. Lagu yang menyoroti kehidupan warga kelas atas Gangnam ini berhasil bertengger di tangga lagu iTunes di 31 negara. Hampir seluruh media mengulas kesuksesan Gangnam Style, tak terkecuali CNN dan The Wallstreet Journal.

Lalu, tiap hari kian banyak orang kerasukan Gangnam Style ini di sekujur bumi. Setiap hari, dengan mudah kita bisa menemukan flashmob dan parodi video klip Gangnam Style di internet. Mulai dari masyarakat sipil, tahanan di Filipina, peserta kontes kecantikan Korea Selatan, hingga tentara, semua ikut memperagakan tari ala menunggang kuda.

Di Indonesia, demam Gangnam Style menjalar dari Jakarta hingga ke daerah. Di Ibukota, sekelompok anak muda menamakan dirinya Happy Holiday Indonesia punya aksi nekat.  Mereka rela terjun ke kolam air mancur Bundaran HI. Lima anak muda itu, Edho, Zach, Arap, Vic, dan Insu, menggelar flashmob ilegal yang diikuti sekitar 1.000 orang dengan menggunakan lagu Gangnam Style.

“Mengapa Gangnam Style? Karena kami menyukai tari dan lagu-lagu Psy,” ujar mereka dalam akun YouTube.

Berbeda dengan Happy Holiday Indonesia, sekelompok anak muda di Sragen, Jawa Tengah, membuat video klip parodi Gangnam Style kental dengan nuansa Indonesia. Dalam video bertajuk Jowo Style – Gangnam Style Parody yang diunggah di Youtube 27 September 2012, sekelompok anak muda ini mengubah lirik Gangnam Style dari Bahasa Korea Selatan ke dalam Bahasa Jawa.

Mereka juga mengenakan busana serta aksesori ciri khas Indonesia, baju batik dan blangkon. Lokasi syutingnya di sekitar Malioboro. Awan Gunawan, pengunggah Jowo Style – Gangnam Style Parody mengaku membuat video itu guna menyalurkan hasrat bermusiknya. Pemilihan Gangnam Style sendiri, ujarnya, karena lagu itu tengah populer.

“Sebelumnya saya juga bikin parodi Flo Rida. Untuk Gangnam Style pembuatannya singkat, hanya sehari. Kenapa pakai batik? Karena kami asli Jawa. Paling enggak bisa mengangkat batik sebagai budaya kita,” ujar pria yang baru lulus dari salah satu universitas swasta di Yogyakarta ini.

Mulanya, Awan bersama empat temannya mengubah lirik Gangnam Style ke Bahasa Inggris, menjadi Swimming Style agar bisa dipahami pengguna YouTube dari negara lain. Namun, hal itu urung dilakukan. Akhirnya, Awan justru mengaransemen ulang lagu Gangnam Style dalam Bahasa Jawa.

“Dalam lirik Bahasa Jawanya kalau kita ingin belajar Bahasa Korea nggak apa-apa. Cuma kalau hanya untuk bergaya bisa jadi menyusahkan. Awal-awalnya mengingatkan. Kita berasal dari Jawa punya tata krama dan taat beragama,” ucapnya.

Ada lagi faedah “Gangnam Style”. Entah karena lagi populer, Gangnam Style juga menjadi semacam “simbol” perdamaian di tengah aksi tawuran pelajar yang kembali marak belakangan ini.  Di Tangerang, dan Bogor  misalnya, ada kelompok pelajar  menyuarakan anti-tawuran dan anti-kekerasan dengan menari Gangnam Style.

Sindiran bagi si “sok gaya”

Dalam beberapa wawancara dengan banyak media, Psy menyatakan lagu Gangnam Style sesungguhnya kisah tentang gaya hidup di Distrik Gangnam, Korea Selatan. Ini daerah hunian kelas menengah atas. Dengan harga properti selangit, tak mengherankan jika Gangnam juga kerap disebut-sebut sebagai Beverly Hills-nya Korea Selatan.

Gangnam Style, ujar Psy, merujuk pada gaya hidup mewah pria dan wanita di Gangnam. Mereka bak bangsawan di siang hari, dan menjadi “liar” alias gemar berpesta di malam hari. Dalam wawancara lainnya, Psy juga mengatakan, Gangnam Style adalah sindiran bagi mereka yang kerap “sok gaya” mengaku-ngaku berasal dari Gangnam.

“Orang-orang asli Gangnam tak pernah menyatakan mereka dari sana,” ujar Psy kepada CNN. Menurut dia,  sebenarnya lagu ini mengolok-olok orang  yang berusaha keras menjadi sesuatu yang bukan mereka.

Selain lirik nyeleneh, kekuatan dari video Gangnam Style adalah gerakan menunggang kuda yang diperagakan Psy di berbagai lokasi. Mulai dari Britney Spears hingga Chairman dan mantan CEO Google, Eric Schmidt, tak sungkan mempelajari tarian unik itu langsung dari sang penyanyi, Psy.

Meski demikian, khusus untuk koreografinya ini, Psy tak terlalu banyak bercerita.  Dalam setiap wawancara, ia hanya menjelaskan gayanya dalam Gangnam Style adalah, ”Berpakaian berkelas, dan berdansa dengan gaya murahan.”

Psy patut berterimakasih pada media sosial. Popularitasnya saat ini didongkrak oleh jasa media sosial. Seperti penyanyi lain yang memperkenalkan musik mereka lewat YouTube, demikian juga Psy . Pada 15 Juli 2012, pria 34 tahun ini mengunggah video klip bertajuk Gangnam Style di media sosial. Hanya dalam hitungan pekan, video itu dilihat puluhan juta kali,Video Gangnam Style pun kian meroket.  Sejumlah selebritas dunia memberi komentar lewat Twitter.  Sebut saja T-Pain, Robbie Williams, Josh Groban, Tom Cruise, Britney Spears, hingga Katy Perry.

Pengamat musik Bens Leo pun sepakat keberhasilan Psy tak lepas dari kontribusi media sosial, seperti YouTube dan Twitter. Namun, Gangnam Style sendiri, ujarnya, memang punya kelebihan yang tak ditemui pada tarian pop lainnya, seperti “macarena” yang pernah naik daun beberapa tahun lalu.

“Musiknya lebih dinamis. Beda dengan macarena atau poco-poco. Ada unsur mondernitas di musik dan vokal, pakai rap yang menjadi tren anak muda sekarang. Terlebih dinaikkan ke YouTube,” ujar Bens Leo.

Ganja, konglomerat

Lahir di Gangnam District, Seoul, 31 Desember 1977,  Psy berasal dari keluarga konglomerat. Sang ayah, Park Won-ho, adalah pimpinan dan pemilik saham kendali di Korsel D I Corp, perusahaan semikonduktor yang baru-baru ini nilai sahamnya melonjak dua kali lipat berkat kepopuleran Gangnam Style.

Kabar miring pun sempat menimpa Psy di awal kariernya. Ia dituding menggunakan uang dan koneksi media untuk memuluskan jalannya di industri musik Korea Selatan.  Namun, rumor itu dibantah Psy dalam acara Healing Camp yang disiarkan stasiun televisi SBS.

“Keluarga kami agak berbeda. Kami punya sistem berdasarkan performa di keluarga. Ayah hanya akan memberikan saya uang, jika saya berhasil mencapai sesuatu,” kata pria yang memiliki anak kembar perempuan ini.

Didikan keras orangtuanya juga terlihat saat Psy ditahan polisi karena kedapatan mengonsumsi ganja. Jika orangtua lainnya berusaha mengeluarkan anak mereka dari sel penjara dengan cara apapun, tidak demikian dengan orangtua Psy.

“Ayah saya yang dibesarkan di Korea Utara datang, dan menjabat tangan saya sambil berkata dengan tenang, ‘Mengapa kamu tidak berhenti mengisap rokok saat ini’” ujar Psy yang mengaku menyesal tidak bisa mendampingi sang kakek di akhir hayatnya karena harus mendekam di tahanan.

Nama asli Psy adalah Park Jae-sang. Dan hidupnya memang sarat kontroversi.  Setelah kasus ganja, dia kembali membuat ulah saat wajib militer (wamil). Ia dianggap tidak serius, saat menjalani wamil di tahun 2003-2005. Akibatnya, ia kembali harus menjalani wamil pada 2007-2009. Tak hanya itu, saat menempuh pendidikan di Boston University, ia juga kerap bolos, dan menghabiskan uang kuliahnya untuk berpesta.

Namun, pada satu titik, Psy tersadar. Ia tak ingin hidupnya terus-menerus seperti itu. “Pada saat itu hip-hop tengah naik daun, dan saya melihat orang-orang ini membawakan rap bukan menyanyi. Mereka masih disebut sebagai musisi, dan bahkan dapat Grammy. Tiba-tiba hal itu menyadarkan saya. Ini dia, inilah jalan saya. Musik.”

Uang kuliah yang dikirim orangtuanya pun akhirnya ia gunakan membeli alat-alat musik. Sejak saat itu, ia mulai berlatih serta mulai membuat musik sendiri, dan lalu mendaftar ke Berklee College of Music.

Tapi, Psy toh masih tetap suka membangkang, karena menurutnya, sifat itulah yang membentuk kepribadiannya sekarang. “Saya bisa saja kembali ke sarang emas orangtua saya, dan terjamin. Namun, saya ingin hidup berbeda dari ayah saya,” ujar suami Yoo Hye Yeon ini.

Setelah berbagai lika-liku, kini sukses ada di depan mata Psy. Didukung Scooter Braun, talent-manager yang sukses mengorbitkan Justin Bieber, Psy siap bersaing dengan musisi dunia lainnya. Dalam waktu dekat dia akan tampil di acara The X Factor Australia dan Jimmy Kimmel Live!

Meski tarian dan musiknya membuat “Demam” publik Amerika Serikat, tatkala ia tampil di sana, Psy bergumam ke pemujanya: “Saya melakukan ini selama 12 tahun di Korea. Tapi, bagaimana pun, di sini  saya adalah pemula”,

Pembahasan :

Memang Demam GANGNAM STYLE sangat mendunia, namun pada kesempatan kali ini saya ingin mengajak para blogger untuk membahas tentang keunikan teknik marketing yang di lakukan oleh PSY- Park Jae-sang dan juga saya ingin membahas tentang bagaimana menerapkan “TEKNIK MARKETING ALA GANGNAM STYLE” pada dunia bisnis umumnya terutama di Indonesia.

Seperti artikel di atas Kita Bisa lihat bahwa PSY- Park Jae-sang menggunakan Tehnik Marketing yang cukup unik dimana media yang digunakan antara lain Social Media, social bookmark seperti Facebook dan twitter, youtube,  dan lain sebagainya.

Sebenarnya teknik yang dilakukan oleh PSY- Park Jae-sang sudah mulai banyak dilakukan oleh banyak perusahaan sekarang ini, Istilahnya adalah Digital Marketing Optimation yaitu memaksimalkan promosi melalui digital. Media digital marketing antara lain seperti SMS Bulk, Email Blast, Radio, Internet (facebook,twitter,forum,youtube,dsb), Televisi,Telemarketing (Call Center) , dan lain sebagainya.

Mengapa banyak perusahaan mulai melirik media digital marketing seperti youtube, facebook,twitter, forum-forum terkenal? , salah satu sebabnya apabila di bandingkan dengan media offline seperti billboard, brosur, dan lain sebagainya adalah efisiensi Biaya dan juga semakin mudahnya masyarakan Indonesia dalam mengakses Internet yang di ikuti dengan meningkatnya pengguna internet.

Selain Media Internet media, Telepon yang merupakan bagian dari media online marketing juga banyak di terapkan dengan menggunakan teknik TELEMARKTING oleh banyak perusahaan untuk mengenalkan produknya. Dan selain untuk mengenalkan produknya media telepon juga banyak di gunakan untuk kepentingan survey CATI dengan teknik TELESURVEY.

Manfaat yang bisa di dapatkan dari menggunakan Social media dan Social bookmark yaitu untuk mempromosikan produk dan juga bisa untuk mengelola suatu komunitas yang ada. Dan biasanya apabila komunitas sudah semakin besar juga harus di ikuti dengan service yang memadai seperti menyediakan layanan Call Center 24 jam untuk para pelangganya / komunitasnya.

Pada beberapa perusahaan seperti VanWellis Indonesia sudah menyediakan SOFTWARE CONTACT CENTER , SOFTWARE CALL CENTER, SOFTWARE CATI TELESURVEY.

SOFTWARE CONTACT CENTER yang ada di Vanwellis Indonesia sudah menggabungkan media-media online seperti Social media, Telepon, Email, SMS sebagai Contact center yang berfungsi sebagai wadah untuk berinteraksi dengan para pelangganya atau multi channel communication.

SOFTWARE TELEMARKETING yang ada pada Vanwellis Indonesia sudah banyak di gunakan oleh perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia untuk melakukan aktivitas marketing melalui Telepon dimana didalam kegiatanya sudah dilengkapi dengan fitur yang canggih dan terdepan.

SOFTWARE CATI TELESURVEY yang ada pada Vanwellis Indonesia digunakan untuk melakukan survey kepada para masyarakat yang dituju melalui SOFTWARE CATI TELESURVEY dimana survey yang dilakukan sudah tersistem sehingga proses pengerjaanya akan dibantu oleh teknologi software Vanwellis.

SOFTWARE CALL CENTER Pada Vanwellis Indonesia berfungsi sebagai wadah para pelanggan yang ada untuk berinteraksi dengan perusahaanya, seperti untuk menerima Komplain, saran dan kritik, menerima order dan lain sebagainya.

Penerapan Digital Marketing cakupanya sangat luas dan masih banyak sekali teknik-teknik yang ada selain yang saya sebutkan diatas.

Sekian untuk posting kali ini, apabila para blogger bisa memberikan komentar untuk membahas artikel diatas. Sampai ketemu lagi di posting berikutnya.

Untuk referensi Produk- Produk  seperti  Sms Blast, Email Blast, Telemarketing ,Telesurvey CATI,  Call Center dapat di lihat disini

Mengenal Jenjang karir seorang Call Center

Friday, October 5th, 2012

Blog.Vanwellis.com-,Masalah jenjang karir merupakan salah satu penyebab dari turn-over pada call center yang agent -nya menggunakan tenaga kerja permanen. Sedang bagi call center yang menggunakan tenaga kontrak, masalah tuntutan performance baik kualitas maupun kedisiplinan bisa menjadi penyebab turn-over , para Telemarketing Call Center .

Hal tersebut bisa dimengerti bahwa dunia agent Call center termasuk lingkungan yang penuh dengan dinamika perubahan yang cepat, tekanan kerja dalam shift dan tidak teraturnya waktu kerja dan libur. Hal itu terjadi karena operasional call center berlangsung selama 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu dengan menggunakan tenaga yang sama.

Jika dicermati, lingkungan call center adalah pabrik informasi real-time dimana pelayanan agent sangat memerlukan keakuratan, ketersediaan dan kelengkapan data dan informasi seketika yang harus di sampaikan ke client dengan cepat. Suatu lingkungan pabrik yang berkomunikasi langsung dengan pemakai produknya. Dengan begitu, diperlukan agent yang mampu mengolah informasi berkualitas dan tahan terhadap lingkungan kerja serta perubahan ritme kerja.

Dengan sekelumit permasalahan tersebut, suatu organisasi call center perlu mendefinisikan dan mendokumentasikan rencana pengembangan karir agent . Hal ini sebagai bagian dari motivasi kerja dan proses pengembangan diri agent.

Pengembangan karir agent dapat diarahkan secara horisontal dan vertikal tergantung pada minat dan kemampuannya. Jenjang karir vertikal berarti agent disiapkan untuk berbagai pekerjaan di dalam call center untuk level yang lebih tinggi dalam organisasi call center .

Call center juga harus dapat di posisikan sebagai bagian dari pendidikan dan pelatihan tenaga ahli dalam berbagai bidang pelayanan di suatu perusahaan. Hal ini dapat dipahami, mengingat sebagai agent call center dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih mengenai produk dan seluk beluk organisasi atau perusahaan. Seorang agent dapat saja menerima berbagai macam permintaan baik informasi, keluhan serta transaksi bisnis. Demikian juga menanggapi berbagai isu yang berhubungan dengan kondisi perusahaan pada saat itu.

Salesman Skils Modal penting Telemarketing

Thursday, October 4th, 2012

Salesman skills merupakan salah satu modal penting yang harus dimiliki oleh seorang yang bekerja atau bertugas sebagai Telemarketing , Orang yang melakukan pemasaran memang membutuh skill yang baik, hal ini tentunya agar mereka tidak cepat putus asa, lemah mental dan sebagainya saat mendapatkan berbagai respon dari konsumen.

Salesman skills bukan bakat, tapi bisa Anda asah asalkan Anda punya kemauan. Saat ini memiliki salesman skills menjadi sebuah kebutuhan yang cukup penting bagi semua orang, terutama para pengelola bisnis. Salesman skills bukan hanya penting dimiliki oleh mereka para karyawan yang bekerja di bidang pemasaran, namun sebagai seorang pimpinan perusahaan pun penting sekali memiliki salesman skills.

Salesman skills saat ini bahkan tak hanya digunakan orang untuk berdagang sebuah produk usaha atau layanan jasa, para politisi dalam memasarkan partai politiknya juga turut mengasah salesman skills yang mereka miliki. Mengingat produk partai ternyata hampir mirip dengan produk sebuah bisnis usaha yang harus ditawarkan dan dipasarkan langsung kepada konsumen, tidak hanya menunggu simpati dari sebagian masyarakat, namun pengelola partai harus pro aktif memasarkan apa yang menjadi keistimewaan atas partainya.

Sebagian orang memang yang bekerja sebagai Telemarketing, Telesales dan sejenisnya memiliki salesman skills yang cukup baik. Biasanya skill tersebut juga memerlukan pelatihan terlebih dahulu, pihak perusahaan biasanya memberikan trik-trik khusus bagi para pemula yang ingin menjadi seorang marketer.
Apa saja hal yang perlu diperhatikan dalam mengasah salesman skills tersebut? berikut ini beberapa diantaranya yang bisa Anda lakukan:

1. Mengetahui semua keunggulan produk atau layanan

Salesman skills yang ada di dalam diri Anda akan semakin mantap jika Anda memang betul-betul mengetahui kualitas dari produk atau layanan yang akan Anda tawarkan kepada konsumen. Karena hal tersebut yang akan menjadi titik fokus sesuatu yang akan Anda pasarkan. Mengetahui dengan detail keunggulan sebuah produk merupakan langkah awal Anda tampil percaya diri dalam mempromosikan sebuah produk. Pengetahuan ini juga akan membantu Anda secara mudah melayani pertanyaan para konsumen.

2. Jangan malu dan harus selalu sabar
Di dalam mengasah salesman skills, Anda tidak boleh malu atau cepat putus asa apabila konsumen memberikan respon negatif terhadap produk atau layanan jasa yang Anda tawarkan. Sebab ini memang pekerjaan utama seorang salesmen. Bukan salesmen namanya kalau memiliki rasa malu saat menjajakan produk atau layanan jasa kepada konsumen.

3. Kemampuan meyakinkan pelanggan
Kemampuan meyakinkan pelanggan dalam salesman skills merupakan pekerjaan utama yang harus dihasilkan dari sebuah proses marketing. Kemampuan tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya adalah gaya berbicara, sentuhan emosi, etika, konten yang disampaikan dan sebagainya. Hal-hal tersebut penting dikuasai di dalam mengasah salesman skills. Anda harus mampu secara cepat mengetahui psikologi seseorang saat pertama kali bertemu, lalu memberikan sentuhan gaya promosi yang sesuai dengannya.

Dalam hal ini penguasaan psikologi tentunya cukup berperan. Misalkan Anda menemukan seseorang dengan gaya bicara yang penuh dengan penghayatan disertai gaya-gaya bahasa tubuh, mungkin boleh orang tersebut memiliki kepribadian kinestetika.

Maka Anda pun bisa masuk dengan gaya menyampaikan apa yang akan dirasakan dengan memakai produk atau jasa tersebut. Misalnya sebuah mobil, maka Anda bisa menjelaskan bagaimana kenyaman mobil tersebut saat digunakan.

Demikian hal-hal yang penting ada dalam salesman skills, untuk bisa menjadi seorang salesmen yang baik, ketiga hal di atas layak Anda coba.

NB : Perusahaan Anda Butuh Software Call Center, Crm, Mobile application Click——>VanWellis.com

Telemarketing Cara ampuh mendapat Pelanggan Baru

Wednesday, October 3rd, 2012

Blog.VanWellis.com,- Dalam hiruk-pikuk kegiatan sehari-hari, kerapkali seorang manajer yang bertanggung-jawab atas aktivitas pemasaran atau penjualan mengabaikan alat bantu yang tiap had dipakainya untuk berkomunikasi. Alat itu yaitu: telpon. Selama ini telpon lebih dipandang sebagai alat yang mempercepat komunikasi, yang pada gilirannya menunjang aktivitas pemasaran atau penjualan perusahaan. Jadi, nilai perangkat itu hanyalah dalam fungsinya sebagai alat penghubung saja.
Ternyata, alat telpon itu mengandung banyak potensi yang bila digunakan dan dikelola secara kreatif dapat berdampak langsung pada aktivitas usaha perusahaan. Singkatnya, telpon itu bisa menjadi alat pemasaran/penjualan yang ampuh, sejauh ia dikombinasikan dengan operator yang tepat serta mengikuti sistematika kerja yang efektivitasnya telah terbukti. Pendayagunaan telpon macam ini termasuk sebagai teknik telemarketing yang akhir-akhir ini banyak dipakai, termasuk di Indonesia.

Dalam telemarketing ini, telpon menunjukkan fungsinya dalam bentuk :

(a) menghubungi langsung pembeli potensial dan, kalau mungkin, mentuntaskan transaksi,
(b) menjadi semacam ujung tombak “survei” pemasaran, untuk di follow up lebih lanjut oleh tenaga pemasaran di lapangan, dan
(c) menjadi alat “pembuka pintu” pembeli potensial agar bisa dikunjungi oleh tenaga pemasaran.

Ada beberapa sifat telpon yang membuatnya efektif sebagai alat pemasaran, di antaranya:

1. Dua Arah, Langsung. Telpon merupakan alat komunikasi yang unik yang memungkinkan seseorang memberikan informasi sekaligus menerima tanggapan secara langsung. Sampai saat ini, belum ada alat lain (yang dipergunakan secara meluas) yang mampu menyuguhkan ciri ini.

2. Seperti Bertemu 4 Mata. Pembicaraan telpon hampir sama dengan pertemuan empat mata; bedanya hanya pada tidak hadirnya wajah di hadapan kita. Namun tetap terdapat semua unsur lain yang ada dalam pembicaraan tatap muka. Ada tukar sapa, ada upaya saling memperkenalkan diri (pertukaran identitas), dan ada pembicaraan bolak-balik mengenai hal-hal lain yang lebih luas. Yang penting, telpon ini memungkinkan pihak yang hendak menjual sesuatu melakukan persuasi verbal secara efektif.

3. Jawaban Langsung. Upaya membujuk calon pembeli akan mendapat jawaban langsung: ya, tidak, mungkin, atau “… coba hubiyigi kami lagi, deh.”Berdasarkan jawaban itu Anda, sebagai pihak yang hendak menjual, dapat menyusun langkah lebih lanjut: kirim barang untuk menutup (mentuntaskan) penjualan, coret dari daftar pembeli potensial, kirim informasi tambahan, brosur, dan sebagainya, kalau perlu, serta menghubungi calon pembeli sesuai waktu yang dimintanya. Yang penting, keputusan untuk bertindak lebih lanjut bisa ditentukan langsung, berdasarkan pembicaraan via alat telpon tadi. (Jika Anda ingin mendapatkan Software Telemarketing, Call center Software dan Software Telesales, silakan KLIK DISINI ).

4. Fleksibel dan Murah. Kampanye pemasaran/penjualan dengan mengandalkan pada alat telpon cukup fleksibel karena penyusunan program kerja telemarketing relatif tidak rumit atau membutuhkan waktu yang lama. Dana yang di-butuhkan untuk memulai program telemarketing juga tidak sebesar jumlah yang diperlukan bila, misalnya, melakukan kampanye pengiklanan besar-besaran. Lagipula, karena hasil program telemarketing segera bisa diketahui cocok -tidaknya dengan segmen pasar tertentu, maka koreksi-koreksi dapat segera dilakukan. Tentunya ini berarti peluang untuk menekan pengeluaran-pengeluaran yang tidak efektif/produktif semakin banyak.

Responsif dan Terukur
Selain ciri-ciri dasar tersebut di atas, ada sejumlah ciri lain yang menunjang peranan perangkat telpon sebagai alat pemasaran utama.

Pertama, penggunaan program telemarketing ini memungkinkan penyelenggara program (yakni perusahaan Anda yang hendak meningkatkan penjualan produk/jasa) untuk memperoleh umpan balik yang cepat mengenai tingkat efektivitas program itu sendiri. Bisa segera diketahui apakah produk/jasa yang ditawarkan, cara penawaran, serta sasaran pembeli, merupakan suatu paduan yang cocok.

Melalui penelponan beberapa kali saja bisa diketahui apabila ada hal-hal yang perlu segera diperbaiki, misalnya: sasaran pasar (pembeli potensial) yang kurang tepat untuk produk/jasa yang ditawarkan, teknik tenaga telemarketing yang kurang cocok atau efektif (menghubungi ke rumah, misalnya, bukan ke kantor), atau malah pesan yang disampaikan oleh segenap tenaga telemarketing yang justru kurang baik. Apa pun, tindakan-tindakan penyesuaian segera bisa diterapkan; tanpa memakan biaya yang besar dan sebelum terlalu ba¬nyak dana operasi mengalir keluar. (Jika Anda ingin mendapatkan Software Telemarketing, Call center Software dan Software Telesales, silakan KLIK DISINI )

Kedua, program telemarketing terukur. Efisiensi dan efektivitas penggunaan telpon bisa langsung terukur angka. Dapat langsung dihitung jumlah calls yang dibuat tiap tenaga telemarketing, berapa yang menghasilkan respons positif dari penerima (calon pembeli), dan berapa pula yang lantas berlanjut menjadi pesanan pasti. Hal ini mungkin tak diperoleh bila menggunakan pola pemasaran langsung melalui pos atau kampanye via sarana komunikasi elektronik macam radio atau tv.

Ketiga, program telemarketing dapat secara tepat memberikan gambaran mengenai pengeluaran yang dilakukan untuk operasi serta hasil apa yang sudah diperoleh. Analisa cost-benefit, dengan demikian, dapat diperoleh secara akurat sehingga dapat menjadi dasar argumentasi mengenai perlu-tidaknya program telemarketing ini berlangsung terus.

Keempat, program telemarketing dapat men-jamah pasar (penetrate the market) secara tajam. Hanya kalangan yang benar-benar dinilai poten¬sial sebagai pembeli yang dihubungi. Tinggal kelihaian pihak perusahaan dalam menentukan segmen pasar mana yang hendak dijamah dan, berdasar itu, menyusun daftar orang-orang yang harus dihubungi telemarketer (petugas telemarketing).

Tergantung Kondisi
Tentunya teknik pemasaran yang kini terkenal dengan nama telemarketing tidak selalu menjamin keberhasilan. Ada beberapa kondisi yang harus dipenuhi sebelum buah hasil bisa dinikmati.

Yang paling penting, produk atau jasa yang hendak ditawarkan ke calon pembeli memang merupakan hal yang pantas dipasarkan berdasarkan teknik telemarketing. Penjualan barang-barang konsumsi masal jelas tidak pantas. Tetapi penawaran untuk menjadi anggota klub-klub eksklusif, seperti yang pernah ditawarkan sejumlah hotel berbintang lima di Jakarta, termasuk cocok dari segi jenis produk/jasa yang ditawarkan maupun harganya.

Hal lain yang vital adalah tersedianya sarana telpon yang memadai. Memadai dalam arti jumlah line yang tersedia cukup, sesuai dengan besar-kecilnya kampanye telemarketing. Memadai juga dalam arti relatif bebas gangguan teknis. Bukan apa-apa, di Jakarta sudah muncul semacam citra bahwa hubungan per telpon relatif brengsek. Jelas ini tidak menguntungkan aktivitas Telemarketing.

Dari segi operasi juga dibutuhkan dua unsur penting. Pertama, tersedianya telemarketers yang trampil dan berpengalaman. Mereka ini di-tuntut memiliki kemampuan berbicara yang baik, bisa menjelaskan permasalahan secara jernih, dan ini penting sekali mampu mempersuasi calon pembeli untuk, paling tidak, mengetahui lebih lanjut mengenai apa yang ditawarkan.

Unsur yang tak kalab penting adalah sis-tern kerja yang berlaku. Selain harus tersedia “skenario” penawaran yang terbukti efektif, juga harus ada working arrangement yang menarik bagi telemarketers ditinjau dari sudut insentif maupun kepuasan kerja. Juga harus terhindar adanya tumpang tindih (atau bahkan konflik) kepentingan antara telemarketers dengan petugas-petugas lapangan (salesman, account executives, representatives, dan sejenisnya) yang fungsi pokoknya menuntaskan penjualan yang pernah dirintis tenaga telemarketing. Jangan sampai keberhasilan satu pihak justru dihambat pihak lain lantaran sistem pembagian bonus atau insentif kurang adil atau tidak proporsional. (Jika Anda ingin mendapatkan Software Telemarketing, Call center Software dan Software Telesales, silakan KLIK DISINI ).

Newsletter Vanwellis

Subscribe to our newsletter


I agree to the site's terms and conditions.

Newsletter Plugin by Bulk Email Software

Contact Us
PT. VanWellis Indonesia

Cempaka Mas Blok K No 45
Jl. Letjen Suprapto
Jakarta Pusat 10640
Phone : 021 42872848
021 42900104
Fax : 021 429100103
Email: marketing@vanwellis.com
Our Consultants
 Fanny
     fanny@vanwellis.com
     0856 173 7337

 Herry Sugianto
     herry@vanwellis.com

     0817 793 083

Joins us at Facebook
Archives
Polling VanWellis

Setujukah Anda, Telemarketing Call Center itu sudah jadi profesi penting di Indonesia?

View Results

Loading ... Loading ...
Statistik http://vanwellis.com